Posts

Showing posts with the label Tahun Baru

Seri Resolusi (4) : Pastikan Semua Cita bermuara ke Surga

Image
Pada seri Resolusi yang ketiga kita telah menyimak bagaimana pengakuan khalifah kelima Umar bin Abdul Aziz tentang sejarah rangkaian obsesi dan resolusinya. Dengan kesungguhannya – tentunya atas ijin Allah SWT – ia berhasil menggapainya satu demi satu. Pelajaran pertama dari kisah menarik tersebut telah kita kupas, bagaimana kebolehan obsesi duniawi dengan syarat dan niatan baik tulus terjaga. Kita lanjutkan dengan inspirasi berikutnya dari kisah yang sama. Kedua , dalam merangkai asa dan cita, berobsesi bahkan berambisi sekalipun tetap saja harus mengukur kemampuan diri, karenanya harus bertahap sesuai dengan kondisi dan kemampuan terkini. Lihat saja bagaimana sang khalifah mulia kelima menyusun cita-citanya dengan begitu bertahap, ketika mendapatkan sesuatu barulah menginginkan yang lebih tinggi dari hal tersebut. Ia tidak langsung menginginkan kekhalifahan, namun mengukur diri dengan melewati amanah menjadi gubernur madinah terlebih dahulu.  Sikap inilah yang akan men...

Seri Resolusi (3) : Ambisi Mulia sang Khalifah Kelima

Image
Setelah kita memahami legalitas dan keyakinan akan sebuah resolusi dalam postingan terdahulu, begitu juga inspirasi dari resolusi ala Umar bin Khottob, maka dalam postingan kali ini kita akan mengambil motivasi dari resolusi Umar bin Abdul Azis. Sebuah riwayat sangat dikenal dipaparkan oleh Muhammad Amin Al-Jundi dalam kitabnya yang berjudul 101 Kisah Sholihin dan Muttaqin. Kisah ini berawal dari pengakuan Roja’ bin Hayawaih menteri kepercayaan Umar bin Abdul Azis bahkan sejak menjabat gubernur di Madinah. Ia menceritakan bahwa suatu ketika pada masa itu – Saat masih menjadi gubernur – Umar pernah memintanya untuk dibelikan sepotong baju di pasar, dan dibelikan dengan harga 500 dirham. Saat melihat baju itu, Umar bin Abdul Azis berkomentar ringan : “ Baju yang bagus, sayang harganya terlalu murah”.  Kemudian kenangan Roja’ berlanjut saat Umar bin Abdul Azis telah menjadi khalifah, dan kembali memintanya untuk membeli sepotong baju. Karena mengetahui kebiasaan sang khali...

Seri Resolusi (2) : Belajar dari Umar bin Khottob

Image
Dalam  bagian pertama  atau postingan sebelum ini kita telah belajar bagaimana sebuah resolusi, harapan atau cita-cita semestinya berbasis kemanfaatan bagi orang lain, dan masyarakat banyak. Contoh iri yang diperbolehkan menegaskan hal ini, yaitu hanya kepada mereka pada orang kaya yang dermawan, dan orang berilmu yang gemar berbagi inspirasi lagi motivasi.  Selain berbasis kemanfaatan, lantas apa lagi yang perlu kita perhatikan dalam menyusun resolusi. Untuk lebih konkritnya mari kita cermati terlebih dahulu ‘resolusi’ dari dua Umar yang profilnya senantiasa menghiasi tinta sejarah kejayaan umat Islam. Resolusi Umar bin Khottob ra Sebagaimana Rasulullah SAW, Umar bin Khattab setelah menjadi amirul mukminin juga gemar bercengkarama dan berkumpul dengan para sahabatnya. Kita masih ingat bagaimana salah satu hal yang menjadikan Umar bin Khottob betah hidup di dunia, ia bercerita sebagaimana disebutkan dalam Musnad Ahmad : " Seandainya bukan karena tiga hal, nisc...