Posts

Seri Resolusi (1) : Apa Kabar Resolusimu?

Image
Awal tahun selalu dipenuhi dengan resolusi dan target diri. Batas keduanya dengan obsesi, cita-cita, impian dan angan-angan sangatlah tipis, bergantung dengan cara pandang kita sekaligus kesiapan kita mewujudkannya dengan langkah nyata. Kita akan mengawali dengan sebuah obsesi, cita-cita dan harapan. Setiap muslim yang menjadikan doa adalah menu sehari-hari pada dasarnya adalah orang-orang yang obsesif, berharap, dengan mengandalkan pengharapan sepenuhnya kepada Allah SWT. Lihat saja doa yang didiktekan oleh Al-Quran, kita disiapkan untuk menjadi jadi pemimpin : “Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati kami, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al-Furqan: 74). Karena itulah, sejatinya kepemimpinan dan manajerial semestinya menjadi materi sehari-hari seorang muslim berdasarkan inspirasi ayat di atas. Kita kembali ke angan-angan, cita-cita dan harapan. Larangan berangan-angan diabadikan dalam Al-Quran d...

AKU

Image
Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Luka dan bisa ku bawa berlari Berlari HIngga hilang pedih peri Dan aku lebih tidak peduli Aku mau hidup seribu tahun lagi (Chairil Anwar)

Alasan Mengapa Kita Harus Memaafkan (3)

Image
Belajar dari sifat pemaaf Allah Allah maha kuasa, perkasa dan menciptakan segala sesuatu dengan sempurna. Dengan segala kuasanya Allah juga memiliki sifat maha pengasih, penyayang dan maha mengampuni kesalahan hambanya. Seberapa besarnya dosa kita akan A llah ampuni asalkan kita benar-benar bertaubat. Ini dijelaskan dalam surah az-zumar ayat 53 : “Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Az-Zumar : 53) Inilah yang menjadi alasan terbesar kita menapa harus memaafkan orang lain, karena Allah saja yang maha kuasa, perkasa dan memiliki memaafkan hambanya yang berbuat kesalahan, maka sungguh sombong dan takabur jika kita yang tidak ada apa-apanya ini tidak memaafkan orang lain atas kesalahannya. Wallahu a‘lam bishowab Sumber: Dikutip dari ceramah Ustadz Aam Ami...

Alasan Mengapa Kita Harus Memaafkan (2)

Image
Meneladani jiwa pe maaf Rasullulah Jika kita ingat ketika awal-awal dakwah, banyak sekali sikap dari pejabat dan penduduk di Mekah menyakiti Baginda Rasul baik secara fisik ataupun perasaan. Bahkan dalam sebuah kisah pernah ketika rasul sedang sujud ditimpakan di punggung beliau usus unta. Belum lagi penyiksaan yang dihadapi oleh beberapa sahabat seperti bilal bin rabah dan keluarga yasir. Namun, apa yang rasul lakukan ketika fa thu mekah itu merupakan ses u atu yang tidak pernah diduga oleh penduduk mekah. “Siapa yang masuk masjid maka dia aman, siapa yang masuk rumah Abu Sufyan maka dia aman, siapa yang masuk rumahnya dan menutup pintunya maka dia aman.” Begitulah ucapan rasul pada penduduk mekah, tidak ada balas dendam , meski kesempatan itu ada. Allah abadikan ini dalam surah ali-imron ayat 129. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari ...

Alasan Menapa Kita Harus Memaafkan

Image
Oleh: Iwan Maulana Memaafkan bagi sebagian orang merupakan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Kesalahan orang lain yang sedemikian besar menjadi alasan kita untuk menutup pintu maaf itu . Namun, mari bercermin dari tiga alasan ini, mengapa kita harus memaafkan orang lain. Karena tidak ada manusia yang tidak pernah luput dari kesalahan Ada istilah “manusia adalah tempat salah dan lupa” memang ada benarnya karena manusia memiliki dorongan buruk atau nafsu yang selalu akan mengarahkan pada kesalahan seperti yang Allah abadikan dalam al-quran surah yusuf, yang menceritakan ketika nabi yang tampan ini digoda oleh Zulaikha. “ Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang” (Q.S Yusuf : 53). Bisa jadi hari ini orang lain yang melakukan kesalahan pada kita tetapi bisa jadi besok kitalah yang melakaukan ...

Seri Tahun Baru (2): Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara

Image
Seperti kita ketahui, tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan. Contohnya di   Brazil . Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pasir pantai sebagai penghormatan terhadap sang dewa Lemanja—Dewa laut yang terkenal dalam legenda negara Brazil. Romawi Kuno Seperti halnya di Brazil, orang   Romawi kuno   pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang). Jerman Menurut kepercayaan orang   Jerman , jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year’s Eve di ...

Seri Tahun Baru (1): Asal-usul Tahun Baru

Image
Tahun baru adalah hari peringatan yang biasa dilakukan masyarakat untuk memperingati datangnya tahun baru yang menggantikan tahun lama. Mereka telah melewati masa satu tahun dan akan memulai tahun yang baru. Tahun baru di Indonesia diperingati setiap tanggal 1 Januari karena Indonesia menggunakan kalender Gregorian. Perayaan tahun baru Masehi biasanya dirayakan sangat meriah bahkan ada yang sengaja melupakan sejenak persoalan hidup yang berat untuk sekedar merayakan pergantian tahun:   old and new . Tradisi yang dilakukan selalu rutin: meniup terompet dan menyalakan kembang api pada saat detik jarum jam tepat di angka 12 atau pada jam digital menunjukkan kombinasi angka “00.00”. Tahun baru telah dirayakan sejak lama, berikut adalah sejarah perayaan tahun baru. Sejarah Perayaan Tahun Baru Masehi Tahun baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan...