Cara Unik Penduduk Kepulauan Solomon Mematikan Pohon
Penduduk yang tinggal di sekitar Kepulauan Solomon, Pasifik
Selatan, memiliki kebiasaan unik: meneriaki pohon. Mereka melakukannya bila
menjumpai sebuah pohon yang berakar sangat kuat sehingga sulit ditebang. Maka
mereka meneriakinya supaya pohon itu mati.
Setiap hari, selama berjam-jam, para penduduk meneriakinya
keras-keras.
Hal ini terus berlangsung hingga kira-kira 40 hari lamanya. Apa
yang terjadi setelah masa itu? sungguh fantastik! Perlahan-lahan dedaunan pohon
itu mulai mengering. Kemudian, dahan-dahannya mulai rontok. Lama-lama, pohon
itu mati dan mudah ditebang.
Penduduk primitif di Kepulauan Solomon telah membuktikan bahwa
teriakan terus-menerus pada makhluk hidup tertentu, seperti pohon, bisa
membuatnya mati karena "rohnya" sudah meninggalkannya. Ternyata,
sebuah teriakan memiliki kekuatan. Dan teriakan negatif, tentu memuat dorongan
negatif pula. Dampak yang paling membahayakan adalah ‘mematikan’.
Mungkinkah hal itu terjadi kepada orang yang kita teriaki?
"Ingatlah! Setiap kali kita akan berteriak kepada seseorang
karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka, ingatlah apa yang ditunjukkan
oleh penduduk Kepulauan Solomon tadi. Mereka membuktikan kepada kita bahwa
setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai "mematikan roh" pada
makhluk hidup atau orang yang kita cintai. Maka, cobalah untuk berhenti
berteriak dan berkata kasar kepada orang-orang di sekitar kita.
sumber: www.andriewongso.com

Comments
Post a Comment