Inilah sisi lain Negeri Gingseng
Korea
Selatan memang memiliki peraturan yang sangat ketat dan disipilin dan tentunya
dapat dijadikan contoh oleh negara-negara lain . Namun, negeri gingseng ini
juga memiliki sisi lain. Negeri Ginseng ini memiliki tingkat depresi paling
tinggi di dunia. Di negara ini, terdapat situs khusus orang-orang yang ingin
bunuh diri. Di mana pengguna chatting akan bertemu untuk melakukan bunuh
diri bersama. Bahkan pemerintah Korea Selatan banyak menutup situs untuk
perjanjian bunuh diri. Di Negeri ini, bunuh menjadi penyebab utama kematian
pria dari umur 18-23.
Berikut
beberapa penyebab kenapa orang-orang Korea Selatan banyak yang melakukan bunuh
diri , diantaranya :
- Rata-rata remaja Korea Selatan bunuh diri karena stress terlalu panjang; jam belajar mereka hingga 15 jam per hari.
- Banyak juga remaja Korea Selatan yang mengikuti idolanya mereka untuk bunuh diri sebagai jalan keluar.
- Karena faktor ekonomi.
- Ada juga mereka para calon idola yang gagal debut.
- Sekitar 36 orang Korea Selatan melakukan bunuh diri setiap harinya dan kebanyakan penyebabnya adalah depresi.
- Mungkin di korea selatan hampir 46,5% warga negara nya tidak menganut atau belum memiliki agama. Karena negara korea selatan membebaskan warga negara untuk memilih agama masing-masing. Bahkan orang korea juga diperbolehkan untuk tidak memilih / menganut agama apa pun.
Di
Korea Selatan juga terdapat Suneung atau ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri,
yang diadakan sekali dalam setahun dan hanya di laksanakan pada 13 November.
Suneung sangat di tunggu oleh siswi kelas 3 SMA karena pada hari itu mereka
mati-matian untuk mengisi soal dan bisa lolos. Bahkan jika tidak lolos mereka
harus mengikuti tahun depan.
Pihak
keluarga akan memberikan dukungan terhadap siswi yang mengikuti Suneung dengan
cara mengantar dan membuatkan spanduk sebagai penyemangat. Biasanya siswi yang
mengikuti Suneung akan mendapat hadiah dari orang-orang terdekat seperti garpu,
cermin, dan tisu toilet. Adik kelas juga ikut memberi semangat kepada kakak
kelasnya dari luar sekolah dengan yel-yel dan Cheerleader.
Para
siswi yang mengikuti Saneung juga mempunyai pantangan untuk tidak memakan sup
rumput laut dikarenakan licin. Licin sama artinya dengan jatuh dan gagal.
Apabila lokasi tempat ujian Saneung dekat dengan bandara/stasiun maka bandara/stasiun
tersebut akan ditutup selama dilakukan Saneung. Sekitar 200 pelajar korea
melakukan bunuh diri hanya karena tidak lolos ke Perguruan Tinggi Negeri.
Sumber : Setaranews.com

Comments
Post a Comment