Bangunlah Generasi Muda Indonesia
Kita adalah generasi yang
terlahir jauh dari masa kemerdekaan. Generasi yang menghirup udara bebas
reformasi. Generasi yang menikmati riuhnya demokrasi.
Segalanya bisa kita
nikmati. Kita bebas bicara, bebas mengeluarkan pendapat, bebas berkarya, bebas
menggunakan fasilitas, bebas memilih jalan hidup.
Kita mulai lupa bahwa
kemerdekaan ini direbut dari tangan penjajah dengan pengorbanan darah, air mata,
dan nyawa para pahlawan. Bukan hadiah yang diberikan secara cuma-cuma.
Kita mulai lupa bahwa bumi
Indonesia dititipkan Sang Pencipta untuk dirawat, dikelola, dan dimakmurkan
bersama. Bukan untuk dinikmati sendiri, dirusak, apalagi dijual kepada bangsa
asing.
Waktu
terus berjalan, sejarah tak hilang
Bumi
terus berputar, kau pun harus bertahan
Langkahmu
telah jauh dari masa lalu
Tapi
bukan berarti kau melupakannya
(Melihat
Dengan Hati, Deddy Mizwar)
Kita perlu melihat ke belakang,
untuk menyegarkan kembali ingatan dan harapan.
Berhenti sejenak dan lihat ke belakang
Semua yang telah negeri ini berikan
Ingatlah! Ingatlah! Akan langkah di
depan
Beralas
pengorbanan masa lalu
"Mungkin suatu hari tanah
kita tak lagi subur, airnya habis menguap oleh pemanasan global. Tapi Indonesia
adalah tempat kita menemukan makna hidup di bumi ini."(Mata)
“Indonesia memang tidak
sempurna, tapi Indonesia layak untuk diperjuangkan.” (Pandji Pragiwaksono)
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
Semua pahlawan-pahlawanku
Kupertahankan kau demi tumpah darah
Semua pahlawan-pahlawanku
(Bendera, Cokelat)
Saatnya kita menatap
mantap ke depan, untuk memulai kembali langkah perjuangan.
Hal kecil yang bisa kita
lakukan; membuka mata, membaca, berbagi informasi, berdiskusi, aksi di
lingkungan tempat tinggal, dukung semua proyek kebaikan, lawan semua proyek
kejahatan.
Jika kuat dalam
kebersamaan mendukung kebenaran, tangan-tangan penjajah era baru dengan
boneka-bonekanya tak akan kita biarkan merusak dan menjual bangsa ini.
Bergandengan tangan
hadirkan sepotong surga di bumi Indonesia.
[ Fey I Kata Kita ]

Its NOT Me- Kadang banyak orang yang langsung bertanya tentang keberhasilan melakukan sesuatu. Padahal dia sendiri bahkan belum mencoba untuk melakukannya, “Bagaimana menulis dengan baik dan disukai banyak orang?, bagaimana menyanyi merdu dengan mental di hadapan khalayak ramai?, Bagaimana ecting dengan bagus di depan kamera?” Jawabanya sederhana, https://www.itsme.id/dua-tantangan-berkarya/
ReplyDelete